Halo, Sobat Niki! Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat dan tetap semangat belajar Bahasa Inggris, ya!
Kali ini, Niki akan mengajak Sobat Niki untuk mempelajari salah satu materi penting dalam English Grammar, yaitu Parallelism: Coordinating Conjunctions.
Hayo, siapa yang masih ingat apa itu conjunction? Atau mungkin masih bingung membedakan conjunction dengan parallelism?
Tenang saja! Kita akan membahasnya secara bertahap, mulai dari pengertian, fungsi, contoh kalimat, hingga latihan soal.
Yuk, kita mulai!
1. Apa Itu Parallelism?
Sobat Niki, pernahkah kalian membuat kalimat seperti ini?
She enjoys reading, to write, and speaking.
Bagaimana menurut kalian? Apakah kalimat tersebut sudah benar?
Secara makna, kalimat tersebut dapat dipahami. Namun, secara struktur grammar, kalimat tersebut belum tepat karena bentuk kata yang digunakan tidak sejajar.
Perhatikan contoh berikut:
Incorrect:
She enjoys reading, to write, and speaking.
Correct:
She enjoys reading, writing, and speaking.
Nah, perbedaannya terletak pada bentuk kata yang digunakan.
Pada kalimat yang benar, ketiga aktivitas tersebut menggunakan bentuk gerund (-ing):
Reading
Writing
Speaking
Inilah yang disebut dengan parallelism.
Pengertian Parallelism
Parallelism atau parallel structure adalah penggunaan bentuk gramatikal yang sejajar untuk menyampaikan dua atau lebih ide yang memiliki fungsi yang sama dalam sebuah kalimat.
Dengan kata lain, ketika kita menghubungkan beberapa kata, frasa, atau klausa yang memiliki fungsi setara, bentuk gramatikalnya perlu dibuat konsisten.
Perhatikan contoh berikut.
| Incorrect | Correct |
|---|---|
| She likes reading, to write, and speaking. | She likes reading, writing, and speaking. |
| He is intelligent, hardworking, and studies carefully. | He is intelligent, hardworking, and careful. |
| The students need to read the text, answering questions, and write a summary. | The students need to read the text, answer questions, and write a summary. |
Bagaimana, Sobat Niki? Sudah mulai memahami konsep parallelism?
Intinya, jika beberapa unsur memiliki fungsi yang sama dalam sebuah kalimat, struktur gramatikalnya harus sejajar.
2. Apa Itu Coordinating Conjunctions?
Sebelum membahas parallelism lebih jauh, kita perlu memahami coordinating conjunctions terlebih dahulu.
Coordinating conjunctions adalah kata penghubung yang digunakan untuk menghubungkan unsur-unsur yang memiliki kedudukan gramatikal setara.
Unsur-unsur tersebut dapat berupa:
Words (kata)
Phrases (frasa)
Independent clauses (klausa independen)
Dalam Bahasa Inggris, terdapat tujuh coordinating conjunctions yang sering dikenal dengan istilah FANBOYS.
FANBOYS merupakan singkatan dari:
| Conjunction | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
| For | Menyatakan alasan | She stayed home, for she was sick. |
| And | Menambahkan informasi | I like tea and coffee. |
| Nor | Menambahkan informasi negatif | She did not call, nor did she send a message. |
| But | Menyatakan pertentangan | He is young but experienced. |
| Or | Menyatakan pilihan | You can read or listen. |
| Yet | Menyatakan pertentangan yang tidak terduga | The task was difficult, yet she completed it. |
| So | Menyatakan hasil atau akibat | It was raining, so we stayed inside. |
Hayo, Sobat Niki! Apakah kalian masih ingat FANBOYS dari materi sebelumnya?
Kalau belum, tidak apa-apa. Kita akan melihat bagaimana conjunctions digunakan dalam kalimat.
3. Coordinating Conjunctions untuk Menghubungkan Words
Coordinating conjunctions dapat digunakan untuk menghubungkan dua kata yang memiliki fungsi gramatikal sama.
A. Noun + Noun
Contoh:
I bought apples and oranges.
Apples dan oranges merupakan nouns yang berfungsi sebagai objek dari kata kerja bought.
Keduanya dihubungkan menggunakan conjunction and.
Contoh lainnya:
She likes tea or coffee.
Tea dan coffee merupakan nouns yang memiliki fungsi sama dalam kalimat.
B. Adjective + Adjective
Contoh:
The movie was interesting and exciting.
Interesting dan exciting merupakan adjectives yang menjelaskan movie.
Contoh lainnya:
The task was difficult but useful.
Difficult dan useful merupakan adjectives yang memiliki fungsi sama.
C. Verb + Verb
Contoh:
The students read and discussed the article.
Read dan discussed merupakan verbs yang dilakukan oleh subjek yang sama, yaitu the students.
Perhatikan bahwa keduanya menggunakan bentuk past tense.
Nah, Sobat Niki, inilah salah satu contoh parallelism. Kedua verbs memiliki bentuk gramatikal yang sejajar.
4. Coordinating Conjunctions untuk Menghubungkan Phrases
Selain kata, coordinating conjunctions juga dapat menghubungkan phrases.
Contoh:
The students enjoy reading novels and watching movies.
Perhatikan bagian berikut:
Reading novels
Watching movies
Keduanya merupakan gerund phrases yang berfungsi sebagai objek dari enjoy.
Karena keduanya memiliki fungsi yang sama, bentuknya harus sejajar.
Contoh lainnya:
She wants to study abroad and to become a researcher.
Kedua unsur tersebut merupakan infinitive phrases.
Namun, dalam penggunaan Bahasa Inggris, to pada infinitive kedua dapat dihilangkan.
Contoh:
She wants to study abroad and become a researcher.
Kalimat tersebut juga benar karena kedua verbs mengikuti pola infinitive yang sama.
Sudah paham, Sobat Niki? Jangan sampai tertukar antara bentuk gerund dan infinitive, ya!
Comments
Post a Comment