Skip to main content

Posts

Kepemilikan: Apostrophe (') dan OF

Halo, Sobat NIKI.  Beberapa waktu yang lalu kita telah mempelajari penggunaan possessive pronoun untuk menunjukkan kepemilikan dalam Bahasa Inggris. Tapi, ternyata untuk menyatakan kepemilikan dalam Bahasa Inggris dapat dilakukan dengan dua cara yang lain, lo. Cara kedua selain possessive adalah dengan penggunaan apostrophe atau petik atas (') sedangkan cara ketiga yaitu dengan penggunaan kata 'OF'. Penggunaan OF Kata OF sebetulnya dapat digunakan dalam beberapa konteks. Dalam unggahan kali ini, penggunaan OF hanya untuk kepemilikan. Cara menggunakannya yaitu dengan meletakkan OF diantara kata benda dimana kata benda terakhir adalah pemilik. Example: I live in the dormitory of the school. (The school adalah pemiliknya) The latest movie of Detective Conan is great! (Detective Conan adalah pemiliknya) Penggunaan Apostrophe (') Apostrophe atau dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan apostrop (petik atas) dapat digunakan dalam beberapa konteks. Hanya saja dalam pembahasan kal...

PRONOUN (kata ganti) dalam Bahasa Inggris dan Jenisnya

Halo, sobat NIKI!  Kali ini kita akan membahas mengenai PRONOUN. Eits, jangan sampai tertukar dengan NOUN, ya. Pronoun dan Noun merupakan dua konsep parts of speech yang berbeda. Pronoun dalam Bahasa Indonesia artinya adalah kata ganti . Pronoun ini dapat menggantikan penggunaan kata benda (noun) supaya tidak berulang. Contoh dari kata ganti (pronoun) ini adalah I, You, They, We, He, She, It. Jadi, kita tidak perlu terus menerus menyebut nama orang, benda, lokasi atau hal yang sama dalam setiap interaksi. Selama ini mungkin sobat Niki sering menganggap bahwa kata ganti hanya digunakan sebagai subjek (pelaku) dari suatu kalimat. Tetapi, kata ganti atau pronoun dalam Bahasa Inggris tidak hanya itu-itu saja. Ada beberapa jenis kata ganti (pronoun) yang sering digunakan dan tiap pronoun memiliki fungsi yang berbeda-beda. Kali ini NIKI akan membahas Personal, Possessive dan Reflexive Pronouns . Yuk, simak penjelasannya. Jenis pertama: Personal Pronoun Personal Pronoun dibagi menjadi du...

Preliminary Exercise - The Old Colonel

Hello, everyone!  Halaman ini adalah untuk latihan sebelum kita membahas salah satu materi tenses. Silahkan baca dengan lantang teks bacaan yang ada di kuis di bawah ini ya. Lalu, sebelum kalian mendiskusikan dengan teman mengenai arti dari tiap-tiap kalimat, kira-kira tenses apa yang dipakai dalam kalimat dalam teks ya?

CONDITIONAL SENTENCE: Second & Third Conditional Sentences

Halo, teman-teman!  Minggu ini kita akan mempelajari C onditional sentence  tipe 2 & 3. Untuk memudahkan mempelajari tipe ini, teman-teman perlu ingat bahwa  Conditional sentence dalam Bahasa Indonesia biasa disebut dengan "Kalimat Pengandaian". Kalimat ini digunakan apabila teman-teman ingin menyatakan suatu kemungkinan, sebab-akibat ataupun rasa sesal karena sesuatu yang tidak mungkin lagi terjadi. Oleh karena itu,  conditional sentence selalu didahului kata IF yang memiliki arti JIKA/APABILA .    Conditional Sentence 2 dan 3 sedikit berbeda dari bentuk 0 dan 1 yang kebanyakan digunakan untuk menunjukkan sebab-akibat. Apa ya bedanya? Langsung saja dibaca penjelasan di bawah ini, ya. Second Conditional Sentence Kalimat pengandaian tipe 2 ini digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang tidak atau hampir tidak mungkin terjadi, biasanya bersifat imajinatif. Biasanya digunakan apabila teman-teman ingin menyatakan angan-angan. Rumus: If + simple past, presen...

CONDITIONAL SENTENCE: Zero & First Conditional

Conditional sentence dalam Bahasa Indonesia biasa disebut dengan "Kalimat Pengandaian". Kalimat ini digunakan apabila teman-teman ingin menyatakan suatu kemungkinan, sebab-akibat ataupun rasa sesal karena sesuatu yang tidak mungkin lagi terjadi. Oleh karena itu, conditional sentence selalu didahului kata IF yang memiliki arti JIKA/APABILA .  Conditional sentence sendiri dibagi menjadi 4 tipe, yaitu tipe 0 (zero), tipe 1 (first), tipe 2 (second) dan tipe 3 (third). Masing-masing dari tipe ini memiliki fungsi perandaian yang berbeda. Nah, di artikel kali ini, teman-teman akan mempelajarai mengenai zero dan first conditional sentences. ZERO Conditional Sentence Kalimat ini menunjukkan fungsi sebab-akibat secara umum. Jadi apabila kita melakukan X maka terjadilah Y.  Rumus: 1. If + simple present tense, simple present tense E.g. If I fan the fire, it gets bigger . (Jika aku mengipasi api, apinya bertambah besar.) 2. Simple present tense + if + simple present tense. E.g. The ice c...

SIMPLE FUTURE TENSE: Penjelasan, Rumus dan Fungsi

Halo. Minggu ini kita akan mempelajari mengenai SIMPLE FUTURE tense. Seperti yang bisa teman-teman baca di postingan sebelumnya mengenai macam tenses, tenses kali ini terdiri dari dua kata kunci yaitu: SIMPLE dan FUTURE. Kata 'Simple' disini berarti bahwa kata kerja yang digunakan tidak menggunakan akhiran -ING. Sedangkan untuk kata 'Future' disini berarti, kata kerja yang digunakan adalah menggunakan Verb 1 yang sebelumnya diberi auxiliary verb (k. kerja bantu) seperti WILL dan BE GOING TO. Kedua auxiliary ini memiliki arti sama yaitu AKAN . Maka, dari penjelasan ini bisa disimpulkan bahwa Simple Future tense memilki fungsi untuk menyatakan kegiatan atau aktivitas yang akan terjadi di masa yang akan datang. Auxiliary verb (k.kerja bantu) Simple Future contohnya: 1.  WILL  = untuk semua subject They, We, I, You, He, She, It 2.  BE GOING TO  = untuk semua subject. BE (tobe) disesuaikan dengan subjek. Verb dalam bentuk 1 atau future contohnya: 1.  Action verb ...

PRESENT PERFECT TENSE: Penjelasan, Rumus dan Fungsi

Halo. Minggu ini kita akan mempelajari mengenai PRESENT PERFECT tense. Seperti yang bisa teman-teman baca di postingan sebelumnya mengenai macam tenses, tenses kali ini terdiri dari dua kata kunci yaitu: PRESENT dan PERFECT. Perfect disini berarti menunjukkan bahwa kegiatan tersebut  telah selesai dilakukan di masa lalu namun masih berefek hingga saat ini.  Secara mudahnya, Present Perfect tense ini digunakan untuk menyatakan "Pernah" atau "Sudah/Telah". Nah, karena tenses ini merupakan jenis  'Perfect', maka verb yang digunakan adalah VERB 3. Nah, dalam tenses yang termasuk 'Perfect', maka dalam penggunaannya harus menggunakan kata kerja bantu atau auxiliary verb. Jadi,  Present disini memiliki arti bahwa Verb (dalam hal ini a uxiliary verb/k.kerja bantu ) yang digunakan haruslah bentuk 1 .  Auxiliary verb (k.kerja bantu) Present contohnya: 1.  HAVE = untuk subject They, We, I dan You 2. HAS = untuk subject He, She, It dan nama orang (tunggal) Ve...